Join Our Facebook


Facebook Admin LITING FAMILY


Group Facebook LITING FAMILY
Statistik Pengunjung

- Selamat datang di website Ikatan Sanak Keluarga Liting -

PostHeaderIcon Kosa Kata

 

Pada umumnya penduduk yang mendiami daerah Ogan Ilir adalah suku Melayu Palembang dengan varian Pegagan, Penesak, dan Rambang Senuling. Masyarakat Pegagan dapat diidentifikasikan dengan desa-desa dalam lingkungan Kecamatan Tanjung Raja dan Inderalaya yang meliputi Pegagan Ilir Suku I, Pegagan Ilir Suku II, dan Pegagan Ilir Suku III, masing-masing terpusat di Tanjung Serajo, Sungai Pinang dan Muara Penimbung.

Selain melalui kosa kata yang memang terkadang berbeda, secara populer dan praktis, suku-suku yang ada di Ogan Ilir biasanya dibedakan melalui dialek bahasa yang dipakai. Pada dialek Pegagan, di akhir suku kata dominan dengan vokal E taling, dialek Penesak dengan vokal O dan dialek Rambang Senuling dengan vokal E pepet.

Walau kosa kata dominan diakhiri dengan vokal E, dalam dialek Pegagan, sebagai kosa kata yang diakhiri dengan konsonan R bisa bisa berubah jadi O. Berikut contoh kosa kata tersebut.

INDONESIA = SUNGAN PINANG

Ajar = Ajo

Luar = Luo

Ular = Ulo

Bilur*******= Belo

Ampar = Apo

Sandar = Sando

Sejar = Sejo

Kendur = Kendo

Besar = Beso

Bundar** = Bunto

Lingkar = Lingko

Jemur = Jemo

Dengar = Dengo

Tikar = Tiko

Sangkar = Sangko

Kumur****** = Komo

Dasar = Daso

Lapar = Lapo

Air***** = Ayo 

Liur = Lio

Lebar* = Libo

Bayar = Bayo

Ilir = Ilo

Dapur = Dapo

Unjar = Unjo

Pusar = Puso

Bibir = Bibo

Tegur = Tego

Akar = Ako

Tenar*** = Pepo

Aur = Ao

Tidur = Tido

Damar = Damo

Kelelawar**** = Keraro

Bubur****** = Bobo

Telusur********= Seloso

Tampar = Tampo

Keterangan tanda * :

  1. Vokal e berubah menjadi i
  2. Konsonan d berubah menjadi t
  3. Konsonan t dan n berubah menjadi p
  4. Fonem lelaw diganti dengan konsonan r
  5. Penambahan konsonan y
  6. Vokal u berubah menjadi o
  7. Vokal i berubah menjadi e
  8. Konsonan t berubah jadi s, vokal u menjadi o

 

K O S A  K A T A

Abu : Bohong

Abuke : Bohongi

Ngabuke : Membohongi

Pengabu : Membohongi

 

Catatan : Pengabu hanya mempunyai arti membohongi. Awalan Pe- atau Pen-

memang berarti alat/tukang. Kalau tukang bohong tidak disebut pengabu,

melainkan Tukang Abuke.

 

Pantun Yai Parai ni :

Wang Jawe berjual gudu

Wang Kyagung berjual piuk

Wang Jawe galak pengabu

Wang Kyagung galak bekiuk


Abung : Tinggi di atas/membubung

Perabungan : Bubungan

Ngabung-abung nak mara: Emosi/marah tak terbendung bisa juga disebut Ngabur


Sebutan seakan-seakan mantra atau doa. Ketika mengejar layang-layang putus dengan diucapkan tanpa putus agar layang-layang cepat turun ke tanah,. Berat-berat Besi )istilah dalam main layang).

 

Alok : Cemooh

Ngalokke : Mencemooh dengan sebutan Lambuslah

Merabung/mubung : Isi piring yang terlalu penuh, Teladung (tidak diwadahi)


Contoh Ngalokke

+ Lambusla! Mengke tau ngabenye

- Ngape?

+ Dak Paaaaacak, cak dendak nian ditegoke

- Jadi?

+ Ikak sue

- Ngabungabung ujangmu nak mara

+ Ao kamu, Dak ape ngabungabung?

- Aku ngabungabung jugek asek e nga perut

+ Itu lain mang, itu ni ngabungabung perut kembung, sakit maag namenye kamu tu.


- Rasain! Biar tau rasanya

+ Mengapa?

- Habis, tidak mau diomongi

+ Jadi ?

- ini baru tahu

+ mendadang emosi bibimu (istri yang ngomong)

- Bagaimana dengan kamu? Tidak ikut marah?

+ Aku juga ngabungabung... Tapi di perut

- Itu berbeda Mang, itu ngabungabung karena perut kembung, bearti kamu sakit maag


Tetak Gincing : Potong Miring

Ngiding : Numpang makan di rumah orang lain

Peribahasanya : Muruke ditawa’i laju bae melepo

Melepo : Duduk di lantai

Berduras: Berantakan

Istilahnya :

Berduras cak empai perang/berduras cak kapal pecah


Buntas : Habis tak tersisa sedikitpun/cak dijilat anjing bute

Istilahnya : Sepiring merabung buntas/sekarung medak bintas

Medak : Padat

 

 
Jam
Kalender
September 2017
MTWTFSS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930 
Tinggalkan Pesan
ShoutMix chat widget
Hit Counter