Join Our Facebook


Facebook Admin LITING FAMILY


Group Facebook LITING FAMILY
Statistik Pengunjung

- Selamat datang di website Ikatan Sanak Keluarga Liting -

PostHeaderIcon Sekilas Tentang Pengurus dan Perintis

Yayasan Liting

Pelindung :

Jendral Purn. H Ryamizard Ryacuddu

Pria kelahiran Palembang, 21 April 1950 ini pernah menjabat Danrem 004 Garuda Dempo. Pada Masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri, beliau pernah dicalonkan sebagai Panglima ABRI. Ibundanya, Hj Zuharya yang akrab disapa Cik Non--- beliau wafat pada 6 pebuari lalu---. adalah cikal-bakal garis yang selanjutnya ditarik hingga berujung pada cucu Poyang Wadin, Pangeran Liting. Setelah Yayasan Liting dialihkan kedudukannya ke Palembang, berdasarkan musyawarah Yayasan dan keluarga, di tengah jadwalnya yang sangat padat, sang Jendral dijadikan Pelindung pada Yayasan Liting.

Pembina :

Ir H Eddy Santana Putra, MT

Bagi orang-orang yang mengenal dekat Eddy, dia adalah harmonisasi karakter kuat dan budi pekerti halus serta santun. Itu tak mengherankan! Karena karakter Eddy terbentuk dari harmonisasi empat tradisi dan budaya daerah, yaitu Sungai Pinang-Palembang dari pihak ayahnya. Dari ibunya ia mewarisi darah Komering-Muarakuang. Kakek Eddy, Achyat bin Liting berasal dari Sungai Pinang, Ogan Ilir. Pada dekade awal abad ke-20, Achyat menyunting gadis jelita asal Palembang bernama Raden Ayu Lazimah. Dari pernikahan Achyat-Lazimah ini lahir lima putra putri, diantaranya Kolonel Animan Achyat, ayah Eddy.Pria kelahiran Pangkal Pinang, 20 Januari 1957 ini merupakan pemimpin yang memiliki kemampuan intelektualitas yang mumpuni, visioner, serta kesederhanaan hidup. Pada tahun 2000, bersamaan dengan dialihkannya kedudukan Yayasan Liting ke Palembang, Eddy terpilih menjadi Wakil Ketua Yayasan Liting periode 2000-2005.

Ketua Umum :

Drs H Syaifuddin Azhar, MM

Karir pria kelahiran Palembang, 13 Februari 1949 ini dalam memimpin sudah tidak disangsikan lagi, terbukti dengan beberapa dinas yang dipimpinnya (mungkin dalam perbendaharaan memimpin dinas di Pemerintah Kota Palembang, tercatat yang terbanyak). Walau demikian, memimpin suatu Yayasan keluarga bagi Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya ini, tidak semudah memimpin suatu dinas atau perusahaan. Di tengah kesibukannya, ia selalu menyempatkan diri “mengurus” yayasan yang merupakan amanah baginya. Walau sebagian orang “alergi” dengan jabatan pengurus yayasan, dengan segenap kemampuan ia tetap berusaha menghidupkan yayasan ini.

Ketua Harian :

Pebuar Rahman, SH

Nama Pebuar Rahman tentunya sudah begitu akrab di telinga keluarga besar Liting bahkan seluruh masyarakat kota Palembang. Pengacara handal ini selalu aktif memantau jalannya pemerintahan dan selalu berada di tengah-tengah rakyat kecil. Sepak terjangnya yang terlihat garang sesungguhnya merupakan refleksi hati lembutnya yang kerap tersentuh melihat keadaan sekeliling. Tak heran jika sebagian orang mencintainya dan sebagian lagi merasa terganggu oleh kehadirannya. Sudah sejak lama Pebuar mencoba aktif juga di Yayasan Liting, namun sampai saat ini ia menyadari belum banyak yang dapat ia berikan pada yayasan keluarga ini. Walau di dalam hati kecilnya, keinginan untuk memajukan yayasan tercinta ini begitu menggebu.

Wakil Ketua :

Drs. Falex Soeleiman

Dengan segala kerendahan hati, pria kelahiran 06 Juni 1955 yang sudah kenyang asam garam pengalaman di berbagai organisasi sosial dan kepemudaan ini mengatakan dirinya belum layak dianggap tokoh. Namun kepercayaan keluarga yang mengamanatkan tugas sebagai wakil ketua yayasan sangat dihargainya walau Pria yang kini bertugas di bagian Pemberdayan Perempuan Pemprov Sumatera Selatan ini sadar diri belum bisa maksimal dalam menjalankan amanah tersebut.

Sekretaris Umum :

Drs H Rismalyani Nuh

Dalam lingkungan keluarga besar, Ris dikenal cukup peduli pada keluarga besar Liting, oleh karenanya pria kelahiran 15 Januari 1950 ini diberi amanat oleh keluarga sebagai  Sekretaris Umum Yayasan Liting. Tentu saja, pada kenyataannya menjadi sekretaris yayasan Liting lebih sulit dari pada jadi Sekretasis DPRD seperti yang pernah ia emban, bahkan menjadi kepala dinas seperti jabatan terakhirnya di pemerintah kota Palembang. Mengelola kesekretariatan sebuah yayasan keluarga bukanlah hal yang mudah, diperlukan niat yang benar-benar tulus- agar dapat mewujudkan apa-apa yang hendak dicapai yayasan.

Sekretaris :

R Edy Sudharta

Menantu HM Kafen Maliani ini pada rapat pengurus tahun 2005, dipercaya sebagai sekretaris yayasan, mendampingi Rismalyani Nuh. Keinginannya untuk lebih dekat dengan keluarga membuat pria ini jarang absen pada kegiatan-kegiatan silaturahmi maupun kegiatan yayasan lainnya.

Bendahara :

Irwan Destra, SE,MM

Sesuai dengan keahliannya, Irwan dipercaya sebagai Bendahara Yayasan Liting. Menurutnya, ke depan kegiatan Yayasan perlu ditambah, sebab anggota yayasan sangat banyak, tersebar ke penjuru tanah air. Perkumpulan keluarga ini memiliki potensi yang lauar biasa, terutama untuk memajukan daerah asalnya yaitu Ogan Ilir.

 

Perintis/Pendiri

 

H Zainal Arifin

Beliau adalah ulama besar yang selalu konsisten menjalankan perintah agama. Tidak heran jika sebagian besar keluarga menganggap ia sangat fanatik. Sebagai pimpinan Muhamaddiyah pada era 70-an untuk wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, tentu Haji Jen,--begitu ia akrab dipangil, sangat berhati-hati menjaga kemurnian agama. Beliau adalah pendiri Ikasake, selain bertujuan silaturrahim ,---Arisan ikasake yang hinga kini tetap terselengara,  juga sebagai ajang siraman rohani bulanan untuk para angotanya.

H Animan Achyat

Beliau adalah salah seorang pejuang kemerdekaan. Pada saat Yayasan Liting masih berlabel Yayasan Keluarga, putra Achyat ini pernah dipercaya sebagai ketua yayasan.. Dan Kepeduliannya pada yayasan rintisannya ini tetap membara hinga akhir hayatnya. Tak heran jika H Eddy Santana Putra, salah satu putranya--- di tengah kesibukannya sebagai walikota Palembang,  tetap melanjutkan perjuangan sang ayah.

Mohammad Yahya

H M Yahya adalah putra H Malian, istrinya, Halimah merupakan putri Pangeran Nuh, Tanjung Sejaro.  Tak heran jika beliau turut memperjuangkan berdirinya Yayasan Keluarga yang menjadi cikal bakal Yayasan Liting ini. Kekentalan kekerabatan H Yahya dan istrinya membuat mereka begitu dekat dengan keluarga besar Liting.

HM Kafen Maliani

Salah satu cucu Pangeran Liting ini begitu gigih "membedah" sejarah leluhurnya. Sangat banyak informasi yang di dapat semasa  beliau hidup, mulai dari profil kakek buyut, hingga kehudupan sosial budaya pada pasa pemerintahan Pangeran Liting. Kegigihan itu pula yang membuat  HM Kafen bersama H Zainal Arifin berusaha mengumpulkan data keluarga menyusun silsilah keluarga hingga generasi keempat (untuk keturunan H Malian hinga generasi ke-5). Walhasil, silsilah tersebut kini menjadi referensi untuk pengembangan silsilah selanjutnya. Dari beliau juga didapat informasi bahwa Pangeran Liting merupakan keturunan Sunan Sungai Goren yang jika ditarik ke atas ternyata adalah keturunan saudara Sultan Abdurrahman, Sultan Palembang pertama. Dan informasi yang di dapat, ternyata dari Pangeran Liting, keluarga besar ini telah mencapai generasi kesembilan.

Mahin Malyani

Saudara HM Kafen Maliani ini tidak kala aktifnya dengan sang Kakak. Sebagai cucu dari Pangeran Liting, semasa hidupnya beliau merasa bertangung jawab menyambung tali silaturahim melalui Yayasan Liting.  Apalagi keluarga yang sangat besar ini kini telah menyebar ke penjuru negeri.

H Hifni Zainal

Beliau adalah putra H Zainal Arifin. Keteguhan ayahnya untuk bersilaturrahim membuat ia bersama keluarga yang lain berinisiatif mendirikan yayasan Liting. Jiwa pemimpin yang diwariskan ayahandanya membuat ia dipercaya mengetuai Yayasan Liting hingga Yayasan Liting dipindahkan kedudukannya ke Palembang pada tahun 2000.

M Zachri

Seorang tokoh birokrasi yang tangguh. Sayangnya diusia yang masih sangat muda ia telah berpulang. Namun semasa hidupnya yang sangat singkat, beliau sangat banyak berbuat untuk keluarga. Salah satunya dengan memotori terbitnya Medan Keluarga yang merupakan cikal bakal Majalah Media Keluarga kini. Beliau juga bersama dengan keluarga yang lain merupakan salah seorang perintis Yayasan Liting.

H Abdul Djalil haris

Seorang tokoh intelektual yang menjadi penggagas Ikasake dan yayasan Liting. Kerinduannya pada tanah leluhur membuat ia berangan-angan mendirikan sebuah yayasan yang dapat merangkul sanak keluarga, meningkatkan taraf hidup keluarga, terutama di daerah asalnya, Sungai Pinang. Alhamdulilah, usaha beliau tidak sia-sia. Hinga kini, yayasan keluarga dambaannya masih tetap eksis di tengah keluarga dan masyarakat.

Syamsudin Umar SH

Seorang pengacara yang sangat cerdas dan berpengalaman. Tidak banyak tokoh hukum pada zaman itu. Salah seorang putra pilihan keluarga ini juga ikut aktif dalam usaha mendirikan yayasan.

HM Hatta Umar

Saudara kandung Syamsudin umar ini tidak kalah aktifnya. Beliau pernah dipercaya sebagai bendahara Yayasan. Hinga akhir hayatnya, Hatta selalu memberikan sumbangsihnya pada yayasan tercinta ini.

Abdul Malik

Tidak salah jika keluarga banyak yang menganggap Abdul Malik sebagai tokoh ikasake. Anak pembarap Mazni yang juga mantu H malian ini merupakan salah seorang perintis berdirinya Yayasan liting.

Boedenani

Ayahanda Yusniar Boedenani ini menjadikan rumahnya sebagai "base camp" angkatan muda yang beraktifitas di zamannya. Maklumlah, beliau piawai dalam bidang percetakan.  Tak heran banyak keluarga yang berkumpul di rumahnya waktu itu.

H Chalik Topa

Beliau adalah bendahara Yayasan Liting hingga Yang Maha Kuasa memanggilnya. Beliau pernah berkeluh kesah tentang keinginan untuk memajukan Yayasan yang tentunya tidak dapat lepas dari pembiayaan. Sayangnya, kiat-kiatnya untuk membangun Yayasan belum sempat ia wujudkan, Allah sangat menyayanginya, hingga ia berpulang di usia yang relatif muda.

H Asmuni has

Seorang Perwira yang tetap menyisihkan waktunya untuk keluarga. Beliau berasal dari Tanjung Raja, keturunan Basiroen dari saudara Liting. Sekian lama berdinas di Jakarta membuat beliau bersama keluarga lain bersepakat mendirikan Yayasan Liting.

Syarifuddin Siddik Anang

Prabukesuma

Seorang pengusaha sukses yang berdomisili di Jakarta ini memang cukup giat di yayasan Liting Jakarta semasa hidupnya. Beliau dipercaya sebagai sekretaris yayasan mendampingi Hifni Zainal yang saat itu menjadi ketua. Walau sebagai menantu, beliau juga salah seorang perintis Yayasan Liting.

Nandy Syukri

Putra H Alwi bin Achyat ini berdomisili di Jakarta pada saat Yayasan Liting hendak didirikan. Niat baiknya untuk menyambung tali silaturahim dengan keluarga besar sang ayah  terwujud setelah ia dan anggota ikasake lain mendirikan sebuah yayasan yang dinamai Yayasan liting.

Rusmeini Hasanusi

Mulyadi Hamid

Syamsir Boedenani

Putra Boedenani ini juga salah seorang pencetus berdirinya yayasan Liting. Lingkungan keluarganya yang akrab dengan silaturahim membuat Samsir menjadi kader ayahnya aktif di Yayasan Liting pada saat itu.

Moelyono Malik

Seorang yang sangat berbakat di bidang finansial. Tak heran jika kepiawaiannya dalam perbankan juga ingin beliau tularkan pada managemen Yayasan Liting. Walau banyak idenya yang belum terwujud, Moelyono tetap gigih memikirkan perkembangan Yayasan, terutama dalam bidang ekonomi. Salah satu idenya yang kini hendak dirintis adalah mendirikan Koperasi yayasan Liting.

H Haifani Asmuni

Siapa yang tak kenal sosok bersahabat ini. Di usianya yang berkepala tujuh, beliau masih terlihat enerjik. Meski berkali-kali sang anak mengingatkan karena khawatir pada kesehatannya, H Haifani tetap menyempatkan diri bersilaturahmi dan bersosialisasi di tengah keluarga. Tak heran jika "wawasan kekeluargaan" yang dimilikinya hinga kini belum tertandingi. Beliau menjadi narasumber di berbagai tulisan di majalah Media Keluarga, beliau juga menjadi "referensi" beberapa keluarga yang ingin mengetahui asal-usul dirinya dan tanah kelahirannya. Hinga kini, H Haifani tetap aktif membina Yayasan yang begitu dicintainya ini.

H Asmara Hadi

Seorang tokoh Hisbul Wathan yang sangat mencintai Muhamadiyah. Walau dirantau, kecintaannya pada tanah leluhur, kecintaannya pada keluarga, membuat Asmara Hadi yang mencantumkan nama Liting pada KTP nya ini tetap aktif memantau perkembangan Yayasan Liting. Ide-idenya selalu mengalir demi kemajuan Yayasan liting, demi kemajuan Ikasake yang telah dirintis lebih setengah abad lalu. Seorang jurnalis yang handal dan berpengalaman, seorang motor pengerak terbitnya Medan Keluarga dan selalu berpartisipasi aktif di Media Keliarga. Sangat mencintai keluarga hingga rela berpayah-payah demi sebuah silaturrahim.

HM Rozie Ahmad

Rozie Ahmad sangat  terkesima dan terkagum-kagum melihat pesatnya perkembangan kota Palembang. Tak disangka berkat tangan dingin H Eddy Santana Putra, salah seorang cicit Pangeran Liting, Kota Palembang dapat menemukan jati dirinya. Inilah salah satu yang membuat seorang Rozie Ahmad begitu berbinar jika bicara masalah Yayasan Liting. Jerih payah beliau dan keluarga lainnya mendirikan Yayasan ini terasa tidak sia-sia. Apa lagi hinga kini Yayasan Liting tetap eksis ditengah keluarga dan masyarakat.

Iswani Nurmali

Putra pesirah M Nur ini juga ikut andil dalam pendirian Yayasan liting. Walau tinggal di Jakarta, beliau juga merupakan pengerak ikasake Liting yang kini telah menyebar ke penjuru negeri. Ikasake Jakarta, Ikasake surabaya dan kini baru hadir adalah Ikasake Bengkulu.

Wirajaya Kafen

Di usianya yang masih sangat muda saat itu, Wirajaya telah berperan aktif pada pendirian Yayasan Liting. Banyak generasi muda kini yang enggan menyisihkan waktunya untuk kegiatan keluarga. Hal itu tidak berlaku bagi Wirajaya, putra HM Kafen Maliani ini.  beliau tercatat sebagai salah seorang pencetus berdirinya Yayasan Liting bersama keluarga lain yang bertempat tingal di Jakarta kala itu.

Farid Aviantara

Seorang pilot yang memiliki jam terbang yang sangat tingi. Cucu H Zainal Arifin ini di usianya yang masih sangat muda telah berupaya mengikitu jejak sang ayah dan kakeknya menyisihkan waktu untuk berpartisipasi mengurusi Yayasan Liting. Putra Helmy Zainal ini juga sebagai pencetus berdirinya Yayasan Liting.

 
Jam
Kalender
December 2017
MTWTFSS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Tinggalkan Pesan
ShoutMix chat widget
Hit Counter